logo

Written by Admin IT on . Hits: 242

Nganjuk - Setiap tanggal 2 Oktober, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan ini terjadi ketika batik memperoleh pengakuan dunia pada tahun 2009 dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization ( UNESCO). Organisasi ini menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia tak benda atau intangible cultural heritage.

Batik Indonesia didaftarkan untuk mendapat status ICH melalui kantor UNESCO di Jakarta oleh kantor Menko Kesejahteraan Rakyat mewakili pemerintah dan komunitas batik Indonesia, pada 4 September 2008, dari 76 seni dan budaya warisan dunia yang diakui UNESCO saat itu, Indonesia hanya menyumbangkan satu yaitu batik dinilai sebagai ikon budaya yang memiliki keunikan dan filosofi mendalam, serta mencakup siklus kehidupan manusia. Saat itu, setelah UNESCO resmi menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia tak benda. Presiden Jokowi meminta seluruh masyarakat Indonesia pada setiap tanggal 2 Oktober mengenakan batik. Sebelum batik, UNESCO telah menyatakan wayang dan keris sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia.

Selaras dengan himbauan Bapak Presiden Republik Indonesia melalui Sekretaris Mahkamah Agung (A.S. Pudjoharsoyo) dalam surat nomor : 1429/SEK/HM.01.2/9/2019 tanggal 30 September 2019, dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional yang ke-10 menghimbau agar seluruh pimpinan pengadilan beserta jajarannya agar mengenakan pakaian batik pada hari Rabu tanggal 02 Oktober 2019.(TIT-Ngj)

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Nganjuk Klas 1B

Jalan Gatot Subroto - Nganjuk

Timur Terminal Bus Nganjuk

 Telp: 0358-323744

 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tautan Aplikasi